Fatamorgana
Fatamorgana Begitu sulit kutemukan awal yang pasti untuk memulai segalanya, terkadang ingin kutepis kenyataan yang terlihat di depan mata, dan lebih memilih untuk menikmati bias-bias keindahan fatamorgana dunia. Apakah bias-bias keindahan itu bisa menjadi nyata, disaat hasrat dan nafsu berkuasa di atas tahta? Apakah rasa menjadi semu dan cita-cita menjadi buta, disaat cinta menyapa dan bergejolak didalam dada? Biarlah hati yang berkata dan menjawab semua, karena dunia bukan untuk selamanya, berjalanlah seperti seharusnya sampai saat kita mampu memaknai arti menjadi seorang hamba, arti menjadi seorang manusia, arti menjadi seorang anak, arti menjadi seorang sahabat, arti menjadi seorang kekasih. Denyudhiz2009